Menu Tutup

Pengertian Hard News dan Contohnya dalam Dasar-dasar Ilmu Jurnalistik

Pengertian Hard News

Pengertian Hard News
Ilustrasi Berita [Pengertian Hard News]
Sebagai Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Pastinya kalian akan dipertemukan dengan mata kuliah dasar-dasar jurnalistik. Salah satu yang dibahas dari mata kuliah jurnalistik adalah sebuah berita, mulai dari pengertian hard news, soft news, breaking news, Opini, Artikel dan ciri-ciri setiap berita lainnya. Dalam pembahasan kali ini, mengambil topik mengenai pengertian hard news, ciri-ciri hard news , dan pastinya dilengkapi Sebuah contoh berita untuk memudahkan kalian dalam mengerjakan sebuah tugas dari dosen ataupun hanya sekedar ingin tahu. Baca Juga : Pengertian Soft News dan Contohnya Terbaru dalam Dasar-dasar Jurnalistik

Pengertian Hard News dan Contohnya

Menurut Morissan, 2008 : 25 — Hard news adalah segala informasi penting atau menarik yang harus segera disiarkan oleh media penyiaran karena sifatnya yang harus segera ditayangkan agar dapat diketahui khalayak audien secepatnya. Baca Juga : Pengertian Foto Jurnalistik, Syarat-syarat dan Contohnya

Hard news merupakan informasi terbaru atau berita yang sangat penting dan harus disampaikan langsung ke publik tanpa di tunda-tunda, itu semua karena berita jenis akan cepat basi. Kadang kita temukan di media online, penulisan berita seperti ini terkenal dengan penyebutan breaking news, spot news, atau straight news. Breaking news, spot news dan straight news, bulletin, Headline News, termasuk dalam hard news. Baca Juga : Bingung Peluang Kerja Ilmu Komunikasi Apa Saja? Ini Jawabannya

Penulis disini akan mencoba memberikan ringkasan ciri-ciri khas dari sebuah berita jenis Hard news, yakni sebagai berikut :

Ciri-ciri Hard News

1. Aktualitas

Yang Pertama adalah Mementingkan aktualitas. Definisi dari aktual adalah sedang menjadi pembicaraan orang banyak atau peristiwa yang baru saja terjadi. Contoh nya seperti ada nya Tsunami, Longsor, Tabrakan dll. Baca juga : Pengertian Analisis Framing dan Ruang Lingkupnya Pada Media Massa

2. Sistem Piramida Terbalik

Yang Kedua berita ini selalu menggunakan sistem piramida terbalik dalam penulisan berita. Artikel berbentuk berita ini memiliki struktur yang sangat unik, hal itu karena inti informasi ditulis pada alinea pertama atau awal ( yang disebut sebagai “lead”) dan data-data penting lainnya menyusul pada alinea-alinea yang menjadikan berita itu lengkap, lalu penjelasan tambahan, dan diakhiri dengan informasi lain yang bukan bersifat informasi utama, atau hanya sekedar pemberitahuan.

3. Memiliki Komponen 5 W + 1 H

Yang ketiga dalam berita jenis ini terlihat dari kelengakapan dari isi beritanya. Lengkapnya sebuah hard news, bisa kita ukur atau terpenuhi apabila pemakaian 5W + 1H sudah diterapkan. 5W+1H adalah unsur berita dan harus ada. 5 W + 1 Itu adalah Who, what, where, when, why, dan how. Baca Juga : Pengertian Kebebasan dan Tanggung Jawab Beserta Contohnya

4. Bersifat Terbaru

Yang Keempat berita ini bertujuan untuk memberi informasi terbaru dan terpercaya. Sebagai salah satu tugas jurnalis, menjadi jembatan informasi bagi para pembaca yang tidak tahu menjadi tahu keadaan yang sedang terjadi di sekitarnya.

5. Kurang Lebih 200-300 Kata Perberita Hard News

Dan yang terakhir, Panjang dari hard news sekitar kisaran 100-200 kata. Tidak perlu panjang-panjang karena fungsinya memberi info yang aktual dan memenuhi unsur 5W+1H.

Contoh Berita Hard News

Ini merupakan contoh berita dari Hard News. Baca Juga : Jurusan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang Patut Anda Pertimbangkan, Prospek Kerja Menjanjikan?

Aksi Bela Uighur, Ribuan Umat Islam Kepung Kedubes China

DIARY.CO.ID – Memenuhi janjinya, ribuan umat islam dari berbagai ormas hari ini menggruduk Kedubes China di Jakarta. Kepedulian umat Islam di Indonesia itu guna mensikapi atas penderitaan Muslim Uighur yang teraniaya di China. Aksi tersebut dilakukan usai Sholat Jum’at (27/12/2019). Ribuan umat Islam tumpah ruah mengikuti Aksi Nasional Bela Muslim Uighur di depan Kedubes China/Tiongkok di Jakarta.

Nampak hadir Imam DPD FPI DKI Habib Muchsin bin Zeid Alatas, Waketum DPP FPI KH Ja’far Shiddiq, Syuro FPI Habib Muchsin bin Ahmad Alatas, serta ribuan umat Islam.
Korlap aksi Ustadz Abdul Qodir AKA tampak menyemangati jamaah yang hadir di lokasi aksi sekitar Kedubes Cina di jalan Mega Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Dalam aksi ini, selain diisi dengan berbagai orasi yang berisi kecaman terhadap kekejian pemerintah Cina Komunis dan mendukung Muslim Uighur, ribuan peserta aksi juga mengarak bendera raksasa Uighur yang berwarna biru muda dan ada simbol bulan dan bintangnya.

Menurut mereka, hal ini merupakan bukti simpati dan dukungan penuh umat Islam terhadap perjuangan muslim Uighur. Aksi berlangsung aman dan tertib, dan kaum muslim dalam aksi itu mengeluarkan pernyataan sikap. (Syifa). Baca Juga : Pertimbangkan Hal Ini Jika Kamu Mau Menjadi Jurnalis

Sumber : Media Diary Indonesia

Contoh Berita Hardnews lainnya bisa kalian cek disini -Direct Link-

Tinggalkan Balasan