Pertimbangkan Hal Ini Jika Kamu Mau Menjadi Jurnalis

cara menjadi jurnalis
Yakin mau menjadi jurnalis?
cara menjadi jurnalis
Yakin mau menjadi jurnalis?

Apa itu jurnalis? Bagaimana cara menjadi jurnalis? Secara umum jurnalis adalah suatu profesi mengabarkan informasi disekitar kita yang dijadikan tulisan berupa berita yang nantinya dipublikasikan kemedia cetak atapun media online. Salah satu profesi lulusan dari jurusan ilmu komunikasi yaitu jurnalis atau wartawan. Untuk menjadi jurnalis atau wartawan ini tidak mudah? Atau malah tidak terlalu sulit? tergantung siapa yang akan menjalaninya. Karena seorang jurnalis harus mempunyai kemampuan dalam menulis dan mempunyai pengetahuan yang luas, pekerja keras, selalu ingin tahu, selalu ingin berpetualang, selalu ingin mencoba hal-hal baru, atau bahasa sederhananya kritis. Jadi disini kita akan menguraikan Suka dan Duka jika Kalian ada pikiran untuk terjun memilih profesi jurnalis.

Lowongan kerja menjadi jurnalis memang sering kita temui, baik itu media lokal ataupun media nasional. Lalu bagaimana caranya menjadi jurnalis? Syarat-syarat menjadi jurnalis itu apa? Sebelum kalian membaca itu, pertimbangkan tulisan ini jika memang ingin menjadi jurnalis di media massa. Ini yang kalian dapatkan jika menjadi wartawan. Baca Juga : Pengertian Foto Jurnalistik, Syarat-syarat dan Contohnya

Pertimbangkan Hal Ini Jika Kamu Mau Menjadi Jurnalis

1. Mendapatkan Informasi Lebih Cepat dan Akurat

Hal menarik jika kita mengikuti menggeluti profesi sebagai seorang jurnalis, pastinya jika kita menjadi seorang jurnalis, kita akan selalu mendapatkan informasi paling baru, akurat, masih hangat, seorang jurnalis pastilah harus menjadi orang pertama dalam mendapatkan informasi sehingga informasi itu menjadi sebuah kabar yang akurat, terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan. Misalkan kita akan mencoba mencari informasi mengenai kasus penggelapan dana atau korupsi dari oknum-oknum tertentu, otomatis kita akan mencoba menggali informasi lebih dalam, mengumpulkan data, menganalisis data, mewawancarai oknum/tersangka tersebut, atau kita bisa datang ke tempat kejadian perkara wawancara dengan narasumber yang ada dilokasi.

Seorang jurnalis pastinya akan mendapatkan informasi off the record yang melimpah dan tidak bisa kita publikasikan semuanya. Jadi jangan pernah kaget jika dalam media tidak semua informasi diungkapkan atau ditulis kan. Baca Juga : Pengertian Hard News dan Contohnya dalam Dasar-dasar Ilmu Jurnalistik

2. Bisa Pergi Kemanapun Gratis dan Difasilitasi

Selanjutnya dalam dunia jurnalistik atau profesi menjadi seorang jurnalis kita mempunyai kesempatan untuk jalan-jalan gratis, bisa jadi wartawan kebetulan diundang atau ditugaskan ke sebuah tempat atau wilayah dan diberikan fasilitas secara gratis. Mulai dari tiket pesawat, makanan-makanan, hotel dan lain sebagainya dan tidak perlu mengeluarkan modal atau dana sepeserpun. Selain itu menjadi seorang jurnalis, kita mempunyai kesempatan untuk datang ke tempat-tempat yang sangat sulit untuk dijangkau oleh orang biasa. seperti ke pelosok daerah atau bahkan jika terjadi perang kita datang tetap kejadian tersebut dan pastinya ini menjadi di suatu pengalaman tersendiri bagi seorang jurnalis yang ditempatkan di sana.

3. Mendapatkan Pengetahuan Terus Menerus Menjadikan Anda Berwawasan Luas

Jika kita menjadi seorang jurnalis otomatis pengetahuan kita akan terus bertambah semua ini dikarenakan seorang jurnalis harus mampu siap cepat tanggap dalam menulis isu apapun, dan ini menjadikan mereka atau seorang profesi jurnalis harus upgrade keahliannya, dan terus belajar dalam situasi dan kondisi apapun. Tidak mengherankan bagi seorang jurnalis begitu pintar, pengetahuan yang luas beranekaragam, karena mereka dituntut untuk mengerti dan paham. Dan andaikata mereka tidak paham, tidak mengerti terhadap isu atau tema yang ditugaskan, mereka tidak akan mampu untuk bekerja dengan baik. Melihat seorang jurnalis itu cerdas atau tidak, terlihat dari bagaimana caranya menulis, caranya mengemas suatu berita bukan hanya menyampaikan fakta bahkan mampu untuk melakukan analisis yang baik prediksi dan tawaran solusi kedepannya

4. Punya kesempatan tak terbatas bertemu orang hebat, terkenal, dan populer

Menjadi seorang jurnalis otomatis akan bertemu dengan orang-orang penting atau terkenal dan ini menjadi daya tarik tersendiri. Karena memang seorang jurnalis akan selalu dilindungi undang-undang pers, mampu menjangkau hal yang belum tentu warga biasa untuk menemuinya. Inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi yang ingin terjun ke dalam dunia jurnalistik. Baca juga : Pengertian Analisis Framing dan Ruang Lingkupnya Pada Media Massa

Banyak orang yang ingin menjadi seorang jurnalis, karena ingin bertemu orang-orang penting, orang-orang terkenal, idolanya dan hal ini menjadikan tempat atau profesi yang pas agar mampu bertemu dengan orang-orang yang sulit ditemui oleh orang biasa saja.

Setelah kita menggambarkan bagaimana kelebihan menjadi seorang jurnalis namun disisi lain punya hal yang tidak bisa kita tutupi. Baca Juga : Bingung Peluang Kerja Ilmu Komunikasi Apa Saja? Ini Jawabannya

5. Gaji Jurnalis Kecil Loh,

Ingat, bahwasanya seorang jurnalis mempunyai gaji yang kecil. Meskipun profesi ini sangat penting dan dihormati oleh siapapun, kenyataannya jurnalis di Indonesia bergaji sangatlah kecil dengan beban kerja yang sangat luar biasa. Untuk jurnalis pemula biasanya diberi gaji kisaran Rp 3.000.000 kebawah. Meskipun organisasi jurnalis dan lembaga lainnya sudah memperjuangkan agar gaji mereka layak namun sampai hari ini, gaji jurnalis masih bisa dikatakan menyedihkan, jauh jika dibandingkan dengan jurnalis yang ada di luar negeri Ya begitulah suka duka menjadi seorang jurnalis, mau tidak mau suka tidak suka itulah kenyataannya

6. Jam Kerja Yang Tidak Teratur

Berbicara soal waktu seorang jurnalis mempunyai jam kerja yang tidak beraturan kadang siang kadang malam. Secara umum bekerja kisaran pukul 09.00 pagi sampai dengan 05.00 sore tapi itu hanya untuk karyawan biasa. Beda cerita jika kalian terjun dalam dunia jurnalis, aturan itu tidak akan pernah berlaku kapanpun dan saat situasi apapun seorang jurnalis tidak akan pernah libur atau tidak mempunyai waktu libur yang tetap, karena kita harus siap setiap waktu tatkala ada kejadian unik luar biasa dan membutuhkan tenaga seorang jurnalis. Baca Juga : Jurusan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang Patut Anda Pertimbangkan, Prospek Kerja Menjanjikan?

7. Hati-hati! Keselamatan Seorang Jurnalis Tidak Terjamin Loh

Selanjutnya bagi seorang jurnalis keselamatan ini tidak terjamin, menjadi seorang jurnalis termasuk pekerjaan yang menantang dan berbahaya. Apalagi jika kita atau saat kita ditugaskan ke tempat-tempat yang rawan konflik seperti perang atau bahkan daerah bencana, yang mengharuskan kita untuk menjaga diri masing-masing. Menjadi seorang jurnalis harus siap mental dan berani dan fisik yang kuat untuk menghadapinya. Banyak sekali kejadian atau berita yang menggambarkan bahwasanya wartawan tewas saat bertugas sehingga profesi ini tidak bisa dipandang sebelah mata atau tidak bisa disepelekan. Namun kembali lagi itu adalah resiko yang diambil jika kita menjadi seorang jurnalis. Baca Juga : Manfaat Ekonomi Kreatif di Indonesia, Efektif Untuk Menekan Pengangguran?

8. Jadi Jurnalis, Kadang Sulit Menjaga Independensi

Selanjutnya duka sebagai seorang jurnalis itu sulit menjaga independensi, karena sebagai jurnalis kita akan memiliki narasumber yang kemudian akrab dan menjadi seorang kawan dekat. Dan ini pastinya akan berdampak pada anda, semakin kuat ikatan kalian semakin kuat hubungan emosional. Jika kalian tidak hati-hati maka kalian atau seorang jurnalis akan sangat sulit menjaga netralitas atau bahkan gagal menjaga netralitas sebagai seorang pewarta
Jadi setelah membaca kisah suka luka dan duka menjadi seorang jurnalis. Apakah Anda siap untuk menjadi seorang journalis? dan apakah anda sudah memikirkan pekerjaan ini atau profesi ini cocok untuk anda?

Untuk memudahkan belajar mengenai jurnalis, telah kami sediakan eBook Jurnalistik -Link Unduh eBook-

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan