Pengertian Asuransi Menurut Para Ahli, Cek Ulasannya Disini!

Pengertian asuransi menurut para ahli

Bantu Share Ya Sahabat :


Pengertian asuransi menurut para ahli

Ilustrasi | Riski Firmanto

PENGERTIAN ASURANSI MENURUT PARA AHLI LENGKAP – Pengertian asuransi secara umum, apa itu asuransi? terkadang kita masih bingung, sebenarnya asuransi itu apa? dan gunanya untuk apa. Padahal asuransi ini penting bagi kita untuk mengatasi hal-hal yang mungkin saja bisa membantu Anda jika ada kejadian yang tidak di inginkan. Semisal asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dan macam-macam asuransi lainnya untuk melindungi harta Anda.

Pengertian Asuransi Secara Umum

Pada hakekatnya asuransi adalah suatu perjanjian antara nasabah asuransi dengan perusahaan asuransi mengenai pengalihan risiko dari nasabah kepada perusahaan asuransi. (Baca Juga : Prinsip Dasar Ekonomi Menurut Gregory Mankiw (10 Prinsip Ekonomi))

Pengertian Asuransi Menurut UU No. 2 Tahun 1992 Pasal 1

Menurut Undang-undang Nomor 2 tahun 1992 Pasal 1, tentang Perasuransian, asuransi atau pertanggungan didefinisikan sebagai perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung, karena kerugian, kerusakan, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Institusi mengola asuransi

Institusi yang mengelola asuransi disebut sebagai perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi menurut ketentuan Undang-undang Nomor 2 tahun 1992 dapat mengelola produk asuransi jiwa, asuransi kerugian dan atau asuransi umum. Ruang lingkup perusahaan asuransi jiwa hanya dapat menyelenggarakan usaha dalam bidang asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan diri dan usaha anuitas (pembayaran secara berkala dalam jumlah yang sama), serta menjadi pendiri dan pengurus dana pensiun. (Baca Juga : Asuransi Kesehatan: Pengertian, Jenis dan Manfaat Asuransi Kesehatan)

Pengertian Asuransi Menurut pasal 246 kitab undang-undang hukum dagang (KUHD)

Didalam pasal 246 kitab undang-undang hukum dagang (KUHD) disebut bahwa asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian, dimana penanggung mengikat diri terhadap tertanggung dengan memperoleh premi, untuk memberikan kepadanya ganti rugi karena suatu kehilangan, kerusakan, atau tidak mendapat keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dapat diderita karena suatu peristiwa yang tidak pasti.

Pengertian Asuransi menurut para ahli

Pengertian Asuransi Menurut Robert irwin mehr

Menurut Robert Irwin Mehr yang diterjemahkan oleh Sula (2004:26), asuransi adalah A device for reducing risk by combining a sufficient number of exposure units to make their individual losses collectively predictable. The predictable loss is then shared by or distributed proportionately among all units in the combination (Suatu alat untuk mengurangi risiko keuangan, dengan cara pengumpulan unit-unit dalam jumlah yang memadai, untuk membuat agar kerugian individu secara kolektif dapat diperkirakan. Kerugian yang dapat diprediksi itu kemudian dibagi dan didistribusikan secara proporsional diantara semua unit dalam gabungan tersebut).

Pengertian Asuransi Menurut Arthur Williams Jr. dan Richard M. Heins

Arthur Williams Jr. dan Richard M. Heins (Williams, 1987:214) mendefinisikan asuransi berdasarkan dua sudut pandang yaitu: pertama adalah Insurance is the protection against financial loss by an insurer (Asuransi adalah perlindungan terhadap risiko finansial oleh penanggung), sedangkan kedua adalah Insurance is a device by means of which the risks of two or more persons or firms are combined through actual or promised contributions to a fund out of which claimants are paid (Asuransi adalah alat yang mana risiko dua orang atau lebih atau perusahaan-perusahaan digabungkan melalui kontribusi premi yang pasti atau yang ditentukan sebagai dana yang dipakai untuk membayar klaim).

Pengertian Asuransi Menurut Hartono

Hartono (2001:72) berpendapat bahwa asuransi sebagai alat peralihan risiko, artinya ia dapat dipakai sebagai salah satu wahana untuk mengadakan peralihan risiko. Risiko pihak yang satu (tertanggung) dialihkan kepada pihak lain (penanggung). Peralihan dapat dengan suatu perjanjian. Satu-satunya perjanjian yang memungkinkan hanyalah perjanjian asuransi atau perjanjian tanggungan, yang dapat berposisi sebagai tertanggung dapat merupakan individu atau perorangan, kelompok orang atau suatu institusi bahkan masyarakat luas. Sedangkan yang dapat berposisi sebagai penanggung adalah perusahaan asuransi sebagai lembaga institusi.

Kesimpulan Pengertian Asuransi

Penulis dapat menyimpulkan pengertian dan pendapat diatas bahwa asuransi adalah suatu alat untuk mengalihkan risiko yang tidak dapat diprediksi kapan akan terjadinya.
Asuransi adalah transaksi pertanggungan yang melibatkan dua pihak yaitu tertanggung dan penanggung. Penanggung akan mengganti setiap kerugian yang akan diderita oleh tertanggung sesuai premi yang dibayar, sebagai akibat dari peristiwa yang semula belum dapat ditentukan kapan terjadinya. Oleh karena itu, tertanggung diwajibkan membayar sejumlah uang kepada penanggung sesuai nilai pertanggungannya.

Tinggalkan Balasan