Menu Tutup

Jenis-jenis Semut Berdasarkan Subfamilinya Lengkap, Cek di Sini

Jenis-jenis semut
Jenis-jenis semut
Jenis-jenis semut. Foto : Grid.id

Pernah melihat semut dirumah? Atau malah lebih paham tentang pribahasa Gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak haha. Kita bukan mau membahas mengenai pribahasa, melainkan semut-semut menggemaskan. Jadi apakah kalian tahu jenis-jenis semut itu apa saja? Ternyata serangga kecil tersebut memiliki jenis-jenisnya sendiri. Jenis-jenis semut yang ada tersebar di dunia dan diklasifikasi berdasarkan sub familinya. Untuk lebih mengenal semut, mari kita simak ulasan tentang jenis-jenis semut dan nama ilmiahnya.

Pengertian Semut dan Jenis-jenisnya

Untuk memudahkan pengunjung, kami telah menyediakan eBook Pengertian semut dan jenis-jenisnya untuk Anda -Direct eBook PDF-

Pengertian Semut adalah serangga yang termasuk dalam famili Formicidae dan ordo Hymenoptera. Semut meliputi lebih dari 12.000 jenis dan sebagian besar hidup di kawasan tropis. Sebagian besar semut dikenal sebagai serangga sosial, dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur beranggotakan ribuan semut per koloni. Anggota koloni terbagi menjadi semut pejantan, ratu semut, dan semut pekerja (Pracaya, 2005). Semut biasanya bisa kita temukan di pohon kopi. Baca juga : Bisnis Kopi Organik jadi Peluang Usaha Potensial, Mau Nyoba?

Jenis-jenis Semut dan Penyebarannya Berdasarkan Subfamilinya

Semut telah menguasai hampir seluruh bagian tanah di bumi baik di padang pasir maupun kutub tetapi kemungkinan besar semut tidak ditemukan di samudera. Semut mampu beradaptasi dengan lingkungannya, berukuran kecil, memiliki kemampuan bereproduksi lebih besar dalam waktu singkat, memiliki keanekaragaman luar biasa dalam ukuran, bentuk dan perilaku. Beberapa jenis semut sangat dikenal oleh manusia karena hidup bersama-sama dengan manusia, seperti semut hitam atau nama ilmiahnya Dolichoderus thoracicus, semut besar hitam, semut api yang memiliki nama ilmiah Solenopsis sp., dan semut rangrang yang memiliki nama ilmiah Oecophylla smaragdina.

Dakir (2009), menyatakan 23 spesies semut yang termasuk ke dalam empat subfamili kebanyakan ditemukan pada kanopi pohon mangrove. Semut yang umum ditemukan berdasarkan sub familinya yaitu:

1. Subfamili Dolichoderinae

Ciri dari subfamili ini yaitu antara mesosoma dan gaster terdapat satu ruas yang menonjol yang disebut petiole.
Spesies yang paling banyak ditemukan yaitu Iridomyrmex sp. yang memiliki ciri tubuh kepala umumnya pendek dan melebar, petiole jarang membentuk tonjolan, mandibula berbentuk segitiga, terdapat spirakel pada sisi atas metatorical propodeal, propodeum berbentuk cekung. Occipital pada bagian kepala berbentuk cekung. Mata tampak jelas pada bagian agak kebelakang kepala.

2. Subfamili Formicinae

Ciri dari subfamili ini yaitu antara mesosoma dan gaster terdapat satu ruas yang menonjol yang disebut petiole, segmen pertama pada gaster bersatu dengan segmen kedua. Mata terletak di antara dua sisi kepala.
Spesies yang paling banyak ditemukan yaitu Oecophylla smaragdina merupakan semut besar berwarna merah yang umumnya diketahui dengan nama semut rang-rang. Semut ini memiliki antena 12 ruas, mandibula berbentuk segitiga memanjang, posisi soket jauh berada di belakang klipeus, petiole memanjang dan lebih rendah.

Componotus sp. memiliki antena 12 ruas, mandibula berbentuk segitiga memanjang, posisi soket jauh berada di belakang klipeus, petiole memiliki nodus yang lurus, mata terletak diantara dua sisi kepala.

Pseudolasius sp. memiliki antena 12 ruas, mandibula berbentuk segitiga memanjang, posisi antennal soket pendek dan berada di bagian belakang klipeus, spirakel berada di atas coxa bagian belakang.

3. Subfamili Myrmicinae

Antara mesosoma dan gaster terdapat dua ruas yang menonjol yang disebut petiole dan postpetiole. Bagian kepala tidak memiliki frontal lobus dan pada permukaan wajah terdapat antennal socket yang jelas. Pada bagian ujung tibia belakang terdapat taji.

Spesies yang paling banyak ditemukan yaitu Crematogaster sp. dan Monomorium sp. Pada spesies tertentu, Crematogaster sp. pada bagian daerah atas mata ada yang ditemukan antenal scrobes dan ada yang tidak ditemukan antenal scrobes. Mata tampak jelas. Pada bagian dorsal gaster dapat ditemukan postpetiole yang terletak pada ruas pertama.

Monomorium sp. memiliki antena terdiri dari 12 ruas, kepala tidak mempunyai antenal scrobes, ukuran petiole lebih besar dibandingkan postpetiole dan petiole tidak mimiliki peduncule. Bagian propodeum berbentuk membulat dan tanpa duri.

4. Subfamili Pseudomyrmicinae

Antara mesosoma dan gaster terdapat dua ruas yang menonjol yang disebut petiole dan postpetiole, permukaan pigydium agak cembung dan tidak terdapat frontal lobes, antenal soket terlihat jelas. Spesies yang paling banyak ditemukan yaitu Tetraponera punctulata yang memiliki antena terdiri dari 12 ruas, terdapat dua nodus pada bagian antara mesosoma dan gaster yaitu petiole dan postpetiole. Bagian tepi rahang tidak berduri, ukuran tubuh kecil, warna tubuh hitam, mesosoma, petiole dan postpetiole berwarna agak gelap.

Demikian ulasan mengenai jenis-jenis semua yang diliat dari sub familinya. Semoga menjadikan kamu lebih mengenal serangga kecil dimana sering terlihat ditempat yang manis-manis. Baca Juga : Gajah Sumatera : Ulasan Lengkap Klasifikasi, Morfologi, Penyebaran, Habitat dan Prilakunya, Cek di Sini

Referensi Pengertian dan Jenis Semut

Dakir. 2009. Keanekaragaman dan Komposisi Spesies Semut (Hymenoptera:Formicidae) pada Vegetasi Mangrove Kabupaten Kolake Sulawesi Tenggara dan Muara Angke Jakarta [Thesis]. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Pracaya. 2005. Hama dan Penyakit Tanaman. Penebar Swadaya. Jakarta.

Tinggalkan Balasan